page contents
 

TERAPI PRIBADI

Beberapa terapi yang saya berlakukan kepada diri gua sendiri yg mungkin dapat juga lo terapkan namun mungkin juga tdk (karena masing2 manusia unik) adalah

.
1. Mengenyahkan superioritas sosok idola dari pikiran. Siapapun itu, termasuk tokoh suci, tokoh spiritual, pemimpin terkenal, artis, dll. Ambil pelajaran atau ajarannya yang bersesuaian dan kira-kira dapat diaplikasikan untuk diri lo. Tidak terpaku pada tampilan fisiknya apalagi menempel-nempel gambarnya di dinding rumah atau memajang patungnya (terkecuali dgn maksud lain, semisal karena bersifat seni). Pengidolaan sudah dipastikan dapat menimbulkan rasa inferior, rasa lebih rendah diri bukan hanya pada idola tapi pada sosok-sosok lain yg memiliki identitas yg terwakili olh sang idola (bangsa, budaya, status sosial).

DIRI (SELF) ADALAH MASALAH YANG TAK MAMPU DIPECAHKAN OLEH PIKIRAN

Dapatkah pikiran memecahkan masalah kita?
Apakah dengan cara memikirkan masalah itu berulang-ulang, Anda dapat memecahkannya?
.
Apapun masalahnya -ekonomi, sosial, agama- dapatkah itu benar2 dapat dipecahkan dengan berpikir?
.
Dalam kehidupan lo sehari2, semakin lo memikirkan suatu persoalan, semakin rumitlah, semakin tidak tegaslah, semakin tidak pastilah masalah itu. Bukankah seperti itu dalam kehidupan aktual kita sehari2?
.

TIDAK ADA PROSES MENUJU KESADARAN

Siapakah aku?
Dari Mana Asal ku?
Untuk Apa aku Hidup?
Kemana aku Kembali nanti
(sudahkah mencari dan ketemu jawabnya?)
—————-
asal dari & kembali ke = awal & akhir = alfa omega = innalillahi wa inna illaihi rojiuun

Ternyata aku itu diciptakan oleh pikiran. Setiap kali pikiran bergerak, aku muncul. Ketika pikiran diam, aku lenyap.
Ketika pikiran diam beberapa lama (beberapa detik), di situ mulai terdapat pembebasan.

Semesta Seperti Search Engine

Alam semersta seperti SEARCH ENGINE mewujudkan apa yang kita pikirkan, kita rasakan kita ucapkan.
Jika setiap hari mengeluh akan kesialan kita. Maka keluhan kita adalah perintah bagi alam semesta sehingga akan muncul kesialan berikutnya.
Alam semesta mewujudkan apa yang kita fokuskan.
“Sesungguhnya Allah berfirman: “Aku sebagaimana prasangka hambaku kepada-Ku. Aku bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku.”[HR.Turmudzi]
Apa yang kita prasangkakan adalah benar. Apa yang kita prasangkakan akan diwujudkan
Jika kita menikmati momen ini. Berterima kasih pada Tuhan, bersyukur. Maka sesuai prasangka kita.

Maka kita akan menerima keberuntungan secara berturut-turut. Mendatangkan keberuntungan selanjutnya.

 

http://mediabelanjaunik.xyz/ebook-vibrasi-cinta/